Kajian Pustaka: Pengembangan Bahan Ajar dengan Model Pembelajaran Analitik - Sintetik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Geometri
Posted by :
Unknown
A. Berpikir Kritis
Menurut Krulik dan Rudnick
(Ernawati, 2013:15) penalaran berpikir dasar (basic thinking), berpikir kritis (critical thinking), dan berpikir kreatif (creative thinking). Terdapat
delapan buah deskripsi yang dapat dihubungkan dengan berpikir kritis, yaitu
menguji, menghubungkan, dan mengevaluasi semua aspek dari sebuah situasi atau
masalah, memfokuskan pada bagian dari sebuah situasi atau masalah, mengumpulkan
dan mengorganisasikan informasi, memvalidasi dan menganalisis informasi,
mengingat dan menganalisis informasi, menentukan masuk akal tidaknya sebuah
jawaban, menarik kesimpulan yang valid, memiliki sifat analitis reflektif.
Menurut Ennis (Faiq, 2012)
mengemukakan bahwa berpikir kritis adalah berpikir secara beralasan dan
reflektif dengan menekankan pada pembuatan keputusan tentang apa yang harus
dipercayai atau dilakukan. Sedangkan menurtu Walker (Faiq, 2012) menyatakan
bahwa berpikir kritis adalah suatu proses intelektual dalam pembuatan konsep,
mengaplikasikan, menganalisis, mensintesis, dan atau mengevaluasi berbagai
informasi yang didapat dari hasil observasi, pengalaman, refleksi, di mana
hasil proses ini digunakan sebagai dasar saat mengambil tindakan.
Terdapat cara/strategi
untuk mengajarkan kemampuan-kemampuan berpikir kritis pada siswa agar mereka
memiliki kemampuan berpikir kritis. Menurut Bonnie dan Potts (Ernawati,
2013:16) secara singkat dapat disimpulakn bahwa ada tiga buah strategi untuk
mengajarkan kemampuan-kemampuan berpikir kritis, yaitu:
1. Building Categories (Menbuat Klasifikasi),
2. Finding Problem (Menemukan Masalah),
3. Enhancing the Environment (Mengkondusifkan
Lingkungan).
Disebutkan pula bahwa
beberapa ciri khas dari mengajar untuk berpikir kritis meliputi:
1. Meningkatkan interaksi di
antara para siswa,
2. Mengajukan pertanyaan open-ended,
3. Memberikan waktu yang
memadai kepada para siswa untuk memberikan refleksi terhadap pertanyaan yang
diajukan atau masalah-masalah yang diberikan,
4. Teaching for Transfer (Mengajarkan kemampuan
yang baru saja diperoleh dan berdasarkan pengalaman sendiri yang para siswa
miliki).
Ennis (Rustini dalam
Maulana, 2012:21) menyatakan bahwa terdapat 12 indikator kemampuan berpikir
kritis yang dikelompokkan dalam lima kelompok kemampuan berpikir kritis, yaitu:
1. Memberikan penjelasan
sederhana (elemntary classification),
yang meliputi (1) memfokuskan pertanyaan, (2) menganalisis pertanyaan, dan (3)
bertanya dan menjawab tentang suatu penjelasan atau tantangan,
2. Membangun kemampuan dasar
(basic support), yang meliputi (4)
mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak, dan (5) mengamati
dan mempertimbangkan suatu laporan hasil observasi,
3. Menyimpulkan (inference), yang meliputi (6) mendeduksi
dan mempertimbangkan hasil deduksi, (7) menginduksi dan mempertimbangkan hasil
induksi, (8) membuat dan menentukan nilai pertimbangan,
4. Memberikan penjelasan
lanjut (advance clarification), yang
meliputi (9) mendefinisikan istilah dan definisi pertimbangan dalam tiga dimensi,
dan (10) mengidentifikasi asumsi,
5. Mengatur strategi (strategy
and tactics), yang meliputi (11) menentukan tindakan, dan (12) berinteraksi
dengan orang lain.
Power Point Media Pembelajaran Kedudukan Titik, Garis, dan Bidang dalam Ruang (Kelas X / Semester 2)
Posted by :
Unknown
Sabtu, 06 Desember 2014
0
comments
Fallen by Lauren Kate
Posted by :
Unknown
Sabtu, 25 Januari 2014
0
comments
Fallen karya Laurane Kate adalah salah satu novel yang
menemani pekan libur saya. Sebenarnya ini merupakan novel yang sudah
diterbitkan cukup lama yakni tahun 2011 di Indonesia, hanya saja saya baru
menemukan dan menyadari tumpukan buku ini di toko buku gramedia.
Buku ini terdaftar dalam label remaja, tapi menurut
saya buku ini cocok dibaca untuk dewasa karena terlalu banyak adegan kissing yang disajikan secara detail –tentu
saja saya sudah termasuk dalam kategori dewasa (menyeringai). Bertemakan mengenai
romance dan fantasi membuat anda akan terhanyut dalam kisah-kisah yang ada di
dalamnya karena disajikan dengan menggunakan bahasa yang ringan dan lugas. Lauren
menggambarkan setting dalam novel ini secara detail sehingga kita sebagai
pembaca dapat mengimajinasikan beberapak tempat yang terjadi dengan sangat
mudah.
Novel ini menceritakan sebuah kisah percintaan antara
malaikat terkutuk yang abadi –Daniel dengan manusia –Luce yang tidak berjalan
semudah yang dibayangkan. Terdapat dua kubu dari sekelompok malaikat yang
menentang mereka dan bahkan ingin membunuh Luce. Mereka bertemu di sekolah Sword
and Cross yang di dalamnya berisikan anak-anak nakal yang melanggar peraturan
dari seluruh kota. Ada juga malaikat lain –Cam yang termasuk ke dalam kelompok
malaikat terkutuk yang ingkar dengan Tuhan tertarik terhadap Luce menyebabkan
pertarungan sengit antara Daniel dengan Cam –malaikat dengan malaikat– untuk memperebutkan Luce.
Karena ini merupakan novel sekuel yang pertama, maka
akhir dari novel ini masih menggantung, menyebabkan saya ingin langsung membaca
sekuel selanjutnya dari novel ini yang berjudul Torment.
Dan, Fallen telah diangkat menjadi film layar lebar
yang dirilis pada tahun 2013. dengan movie trailer:
Program Mencari Akar Hampiran dengan Metode Iterasi Titik Tetap Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Selasa, 26 November 2013
0
comments
Pseudo Code:
var
x0,x1,e,p,q:real;
i,n:integer;
begin
x0:=strtofloat(edit1.Text);
e:=0.0001;
i:=0;
n:=strtoint(edit2.Text);
repeat
i:=i+1;
listbox1.Items.add(inttostr(i));
listbox2.Items.add(floattostr(x0));
x1:=sqrt(cos(x0));
listbox3.Items.add(floattostr(x1));
p:=(x1-x0)/x1;
q:=abs(p);
listbox4.Items.add(floattostr(q));
x0:=x1;
until
q<e;
edit3.Text:=floattostr(x1);
end;
end.
Program Mencari Akar Hampiran dengan Metode Secant Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
x0,x1,x2,y0,y1,y2,e,d,m,j:real;
i,n:integer;
begin
x0:=strtofloat(edit1.text);
x1:=strtofloat(edit2.Text);
e:=0.000001;
d:=0.000001;
i:=0;
n:=strtoint(edit3.Text);
repeat
i:=i+1;
listbox1.Items.Add(inttostr(i));
listbox2.Items.add(format('%8.4f',[x0]));
listbox3.items.Add(format('%8.4f',[x1]));
y0:=(cos(x0)-(x0*x0));
y1:=(cos(x1)-(x1*x1));
listbox5.Items.add(format('%8.4f',[y0]));
listbox6.Items.add(format('%8.4f',[y1]));
j:=abs(y1-y0);
if j<d then showmessage ('terlalukecil');
x2:=((x0*y1)-(x1*y0))/(y1-y0);
listbox4.Items.add(format('%8.4f',[x2]));
y2:=(cos(x2)-(x2*x2));
m:=abs(y2);
listbox7.Items.add(format('%8.6f',[y2]));
x0:=x1;
x1:=x2;
if i=n then m:=e;
until
m<e;
edit4.Text:=format('%8.4f',[x2]);
end;
end.
Program Mencari Akar Hampiran dengan Metode Posisi Palsu Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
a,b,e,x, c, fa, fb, fc : real;
i:integer;
begin
a:= strtofloat (edit1.text);
b:= strtofloat (edit2.Text);
fa := cos(a) - (a*a);
fb := cos(b) - (b*b);
if fa*fb > 0 then label1.Caption:='selang a dan b tidak memuat akar'
else
begin
x:= strtofloat(edit3.Text);
i:=-1;
repeat
i:= i+1;
c:= (b- (((fb*b)-(fb*a))/(fb-fa)));
listbox1.Items.add(floattostr(a));
listbox2.Items.add(floattostr(b));
listbox3.Items.add(floattostr(c));
fa := cos(a) - (a*a);
fb := cos(b) - (b*b);
fc := cos(c) - (c*c);
listbox4.Items.add(floattostr(fa));
listbox5.Items.add(floattostr(fb));
listbox6.Items.add(floattostr(fc));
if fa*fc <= 0 then b:= c else a:=c;
e:= abs ((b-a)/b);
until e<= x;
edit4.text:= floattostr(c);
edit5.Text:= floattostr(i);
end;
end;
end.
Program Mencari Akar Hampiran dengan Metode Newton Raphson Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
x0,x1,y0,y1,d,e,m:Real;
i,n:integer;
begin
x0:=StrToFloat(edit1.text);
e:=0.000001 ;
d:=0.000001 ;
n:=strtoint(edit2.text);
i:=0;
repeat
i:=i+1;
listbox1.Items.add(inttostr(i));
listbox2.Items.add(format('%8.4f',[x0]));
y0:=(cos(x0)-(x0*x0));
y1:=(-(sin(x0))-2*x0);
listbox4.Items.add(format('%8.4f',[y0]));
listbox5.Items.add(format('%8.4f',[y1]));
if (abs(y1))<d then showmessage('kemiringan terlalu kecil');
x1:=(x0)-(y0/y1);
listbox3.Items.add(format('%8.4f',[x1]));
m:=abs((x1-x0)/x1);
listbox6.Items.add(format('%8.4f',[m]));
if m>e then x0:=x1;
until
i=n;
edit4.Text:=format('%8.4f',[x1]);
end;
end.
Program Mencari Akar Hampiran dengan Metode Bagi Dua Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
r
a,b,e,x, c, fa, fb, fc : real;
i:integer;
begin
a:= strtofloat (edit1.text);
b:= strtofloat (edit2.Text);
fa := cos(a) - (a*a);
fb := cos(b) - (b*b);
if fa*fb > 0 then label1.Caption:='selang a dan b tidak memuat akar'
else
begin
x:= strtofloat(edit3.Text);
i:=-1;
repeat
i:= i+1;
c:=(a+b)/2;
listbox1.Items.add(floattostr(a));
listbox2.Items.add(floattostr(b));
listbox3.Items.add(floattostr(c));
fa := cos(a) - (a*a);
fb := cos(b) - (b*b);
fc := cos(c) - (c*c);
listbox4.Items.add(floattostr(fa));
listbox5.Items.add(floattostr(fb));
listbox6.Items.add(floattostr(fc));
if fa*fc <= 0 then b:= c else a:=c;
e:= abs ((b-a)/b);
until e<= x;
edit4.text:= floattostr(c);
edit5.Text:= floattostr(i);
end;
end;
end.
Program Newton-Gregory Mundur Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
x0,x1,x2,x3,x4,x5,x6 :real;
f0,f1,f2,f3,f4,f5,f6 :real;
d0,d1,d2,d3,d4,d5 :real;
dd0,dd1,dd2,dd3,dd4 :real;
ddd0,ddd1,ddd2,ddd3 :real;
dddd0,dddd1,dddd2 :real;
ddddd0,ddddd1 :real;
dddddd0 :real;
x,s,p6x :real;
begin
x6:=StrToFloat(edit1.Text);
x5:=StrToFloat(edit2.Text);
x4:=StrToFloat(edit3.Text);
x3:=StrToFloat(edit4.Text);
x2:=StrToFloat(edit5.Text);
x1:=StrToFloat(edit6.Text);
x0:=StrToFloat(edit7.Text);
f6:=StrToFloat(edit8.Text);
f5:=StrToFloat(edit9.Text);
f4:=StrToFloat(edit10.Text);
f3:=StrToFloat(edit11.Text);
f2:=StrToFloat(edit12.Text);
f1:=StrToFloat(edit13.Text);
f0:=StrToFloat(edit14.Text);
x:=StrToFloat(edit15.Text);
//Del f
d0:=f1-f0;
d1:=f2-f1;
d2:=f3-f2;
d3:=f4-f3;
d4:=f5-f4;
d5:=f6-f5;
edit21.Text:=(format('%8.4f',[d0]));
edit20.Text:=(format('%8.4f',[d1]));
edit19.Text:=(format('%8.4f',[d2]));
edit18.Text:=(format('%8.4f',[d3]));
edit17.Text:=(format('%8.4f',[d4]));
edit16.Text:=(format('%8.4f',[d5]));
//Del^2 f
dd0:=d1-d0;
dd1:=d2-d1;
dd2:=d3-d2;
dd3:=d4-d3;
dd4:=d5-d4;
edit26.Text:=(format('%8.4f',[dd0]));
edit25.Text:=(format('%8.4f',[dd1]));
edit24.Text:=(format('%8.4f',[dd2]));
edit23.Text:=(format('%8.4f',[dd3]));
edit22.Text:=(format('%8.4f',[dd4]));
//Del^3 f
ddd0:=dd1-dd0;
ddd1:=dd2-dd1;
ddd2:=dd3-dd2;
ddd3:=dd4-dd3;
edit30.Text:=(format('%8.4f',[ddd0]));
edit29.Text:=(format('%8.4f',[ddd1]));
edit28.Text:=(format('%8.4f',[ddd2]));
edit27.Text:=(format('%8.4f',[ddd3]));
//Del^4 f
dddd0:=ddd1-ddd0;
dddd1:=ddd2-ddd1;
dddd2:=ddd3-ddd2;
edit33.Text:=(format('%8.4f',[dddd0]));
edit32.Text:=(format('%8.4f',[dddd1]));
edit31.Text:=(format('%8.4f',[dddd2]));
//Del^5 f
ddddd0:=dddd1-dddd0;
ddddd1:=dddd2-dddd1;
edit35.Text:=(format('%8.4f',[ddddd0]));
edit34.Text:=(format('%8.4f',[ddddd1]));
//Del^6 f
dddddd0:=ddddd1-ddddd0;
edit36.Text:=(format('%8.4f',[dddddd0]));
//mencari S
s:=(x-x0)/(x0-x1);
edit37.Text:=(format('%8.4f',[s]));
//mencari p6x
p6x:=(f0)+(s/1)*d0+((s*(s+1))/2)*dd0+((s*(s+1)*(s+2))/6)*ddd0+((s*(s+1)*(s+2)*(s+3))/24)*dddd0+((s*(s+1)*(s+2)*(s+3)*(s+4))/120)*ddddd0+((s*(s+1)*(s+2)*(s+3)*(s+4)*(s+5))/720)*dddddd0;
edit38.Text:=(format('%8.4f',[p6x]));
end;
end.
Program Interpolasi Newton-Gregory Maju Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
x0,x1,x2,x3,x4,x5,x6 :real;
f0,f1,f2,f3,f4,f5,f6 :real;
d0,d1,d2,d3,d4,d5 :real;
dd0,dd1,dd2,dd3,dd4 :real;
ddd0,ddd1,ddd2,ddd3 :real;
dddd0,dddd1,dddd2 :real;
ddddd0,ddddd1 :real;
dddddd0 :real;
x,s,p6x :real;
begin
x0:=StrToFloat(edit1.Text);
x1:=StrToFloat(edit2.Text);
x2:=StrToFloat(edit3.Text);
x3:=StrToFloat(edit4.Text);
x4:=StrToFloat(edit5.Text);
x5:=StrToFloat(edit6.Text);
x6:=StrToFloat(edit7.Text);
f0:=StrToFloat(edit8.Text);
f1:=StrToFloat(edit9.Text);
f2:=StrToFloat(edit10.Text);
f3:=StrToFloat(edit11.Text);
f4:=StrToFloat(edit12.Text);
f5:=StrToFloat(edit13.Text);
f6:=StrToFloat(edit14.Text);
x:=StrToFloat(edit36.Text);
//Del f
d0:=f1-f0;
d1:=f2-f1;
d2:=f3-f2;
d3:=f4-f3;
d4:=f5-f4;
d5:=f6-f5;
edit15.Text:=(format('%8.4f',[d0]));
edit16.Text:=(format('%8.4f',[d1]));
edit17.Text:=(format('%8.4f',[d2]));
edit18.Text:=(format('%8.4f',[d3]));
edit19.Text:=(format('%8.4f',[d4]));
edit20.Text:=(format('%8.4f',[d5]));
//Del^2 f
dd0:=d1-d0;
dd1:=d2-d1;
dd2:=d3-d2;
dd3:=d4-d3;
dd4:=d5-d4;
edit21.Text:=(format('%8.4f',[dd0]));
edit22.Text:=(format('%8.4f',[dd1]));
edit23.Text:=(format('%8.4f',[dd2]));
edit24.Text:=(format('%8.4f',[dd3]));
edit25.Text:=(format('%8.4f',[dd4]));
//Del^3 f
ddd0:=dd1-dd0;
ddd1:=dd2-dd1;
ddd2:=dd3-dd2;
ddd3:=dd4-dd3;
edit26.Text:=(format('%8.4f',[ddd0]));
edit27.Text:=(format('%8.4f',[ddd1]));
edit28.Text:=(format('%8.4f',[ddd2]));
edit29.Text:=(format('%8.4f',[ddd3]));
//Del^4 f
dddd0:=ddd1-ddd0;
dddd1:=ddd2-ddd1;
dddd2:=ddd3-ddd2;
edit30.Text:=(format('%8.4f',[dddd0]));
edit31.Text:=(format('%8.4f',[dddd1]));
edit32.Text:=(format('%8.4f',[dddd2]));
//Del^5 f
ddddd0:=dddd1-dddd0;
ddddd1:=dddd2-dddd1;
edit33.Text:=(format('%8.4f',[ddddd0]));
edit34.Text:=(format('%8.4f',[ddddd1]));
//Del^6 f
dddddd0:=ddddd1-ddddd0;
edit35.Text:=(format('%8.4f',[dddddd0]));
//mencari S
s:=(x-x0)/(x1-x0);
edit37.Text:=(format('%8.4f',[s]));
//mencari p6x
p6x:=(f0)+(s/1)*d0+((s*(s-1))/2)*dd0+((s*(s-1)*(s-2))/6)*ddd0+((s*(s-1)*(s-2)*(s-3))/24)*dddd0+((s*(s-1)*(s-2)*(s-3)*(s-4))/120)*ddddd0+((s*(s-1)*(s-2)*(s-3)*(s-4)*(s-5))/720)*dddddd0;
edit38.Text:=(format('%8.4f',[p6x]));
end;
end.
Program Interpolasi Beda Terbagi Newton Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
Pseudo Code:
var
x0,x1,x2,x3,x4,x5,x6 :real;
f0,f1,f2,f3,f4,f5,f6 :real;
f01,f12,f23,f34,f45,f56 :real;
f012,f123,f234,f345,f456 :real;
f0123, f1234, f2345, f3456 :real;
f01234, f12345, f23456 :real;
f012345, f123456 :real;
f0123456 :real;
x,p6x :real;
begin
x0:=StrToFloat(edit1.Text);
x1:=StrToFloat(edit2.Text);
x2:=StrToFloat(edit3.Text);
x3:=StrToFloat(edit4.Text);
x4:=StrToFloat(edit5.Text);
x5:=StrToFloat(edit6.Text);
x6:=StrToFloat(edit7.Text);
f0:=StrToFloat(edit8.Text);
f1:=StrToFloat(edit9.Text);
f2:=StrToFloat(edit10.Text);
f3:=StrToFloat(edit11.Text);
f4:=StrToFloat(edit12.Text);
f5:=StrToFloat(edit13.Text);
f6:=StrToFloat(edit14.Text);
//f[Xi,Xi+1]
f01:=(f1-f0)/(x1-x0);
f12:=(f2-f1)/(x2-x1);
f23:=(f3-f2)/(x3-x2);
f34:=(f4-f3)/(x4-x3);
f45:=(f5-f4)/(x5-x4);
f56:=(f6-f5)/(x6-x5);
edit15.Text:=(format('%8.4f',[f01]));
edit16.Text:=(format('%8.4f',[f12]));
edit17.Text:=(format('%8.4f',[f23]));
edit18.Text:=(format('%8.4f',[f34]));
edit19.Text:=(format('%8.4f',[f45]));
edit20.Text:=(format('%8.4f',[f56]));
//f[X1,...,Xi+2]
f012:=(f12-f01)/(x2-x0);
f123:=(f23-f12)/(x3-x1);
f234:=(f34-f23)/(x4-x2);
f345:=(f45-f34)/(x5-x3);
f456:=(f56-f45)/(x6-x4);
edit21.Text:=(format('%8.4f',[f012]));
edit22.Text:=(format('%8.4f',[f123]));
edit23.Text:=(format('%8.4f',[f234]));
edit24.Text:=(format('%8.4f',[f345]));
edit25.Text:=(format('%8.4f',[f456]));
//f[Xi,...,Xi+3]
f0123:=(f123-f012)/(x3-x0);
f1234:=(f234-f123)/(x4-x1);
f2345:=(f345-f234)/(x5-x2);
f3456:=(f456-f345)/(x6-x3);
edit26.Text:=(format('%8.4f',[f0123]));
edit27.Text:=(format('%8.4f',[f1234]));
edit28.Text:=(format('%8.4f',[f2345]));
edit29.Text:=(format('%8.4f',[f3456]));
//f[Xi,...,Xi+4]
f01234:=(f1234-f0123)/(x4-x0);
f12345:=(f2345-f1234)/(x5-x1);
f23456:=(f3456-f2345)/(x6-x2);
edit30.Text:=(format('%8.4f',[f01234]));
edit31.Text:=(format('%8.4f',[f12345]));
edit32.Text:=(format('%8.4f',[f23456]));
//f[X1,...,Xi+5]
f012345:=(f12345-f01234)/(x5-x0);
f123456:=(f23456-f12345)/(x6-x1);
edit33.Text:=(format('%8.4f',[f012345]));
edit34.Text:=(format('%8.4f',[f123456]));
//f[Xi,...,Xi+6]
f0123456:=(f12345-f01234)/(x6-x0);
edit35.Text:=(format('%8.4f',[f0123456]));
//mencari p6(x)
x:=StrToFloat(edit36.Text);
p6x:=(f0)+(f01*(x-x0))+(f012*(x-x0)*(x-x1))+(f0123*(x-x0)*(x-x1)*(x-x2))+(f01234*(x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3))+(f012345*(x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4))+(f0123456*(x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x5));
edit37.Text:=(format('%8.4f',[p6x]));
end;
end.
Program Interpolasi lagrange Menggunakan Delphi 7
Posted by :
Unknown
var
x0,x1,x2,x3,x4,x5,x6 :real;
y0,y1,y2,y3,y4,y5,y6 :real;
L0x,L1x,L2x,L3x,L4x,L5x,L6x :real;
x,p6x :real;
begin
x0:=StrToFloat(edit1.Text);
x1:=StrToFloat(edit2.Text);
x2:=StrToFloat(edit3.Text);
x3:=StrToFloat(edit4.Text);
x4:=StrToFloat(edit5.Text);
x5:=StrToFloat(edit6.Text);
x6:=StrToFloat(edit7.Text);
y0:=StrToFloat(edit8.Text);
y1:=StrToFloat(edit9.Text);
y2:=StrToFloat(edit10.Text);
y3:=StrToFloat(edit11.Text);
y4:=StrToFloat(edit12.Text);
y5:=StrToFloat(edit13.Text);
y6:=StrToFloat(edit14.Text);
x:=STrToFloat(edit15.Text);
//mencari Li(x)
L0x:=((x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x5)*(x-x6))/((x0-x1)*(x0-x2)*(x0-x3)*(x0-x4)*(x0-x5)*(x0-x6));
L1x:=((x-x0)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x5)*(x-x6))/((x1-x0)*(x1-x2)*(x1-x3)*(x1-x4)*(x1-x5)*(x1-x6));
L2x:=((x-x0)*(x-x1)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x5)*(x-x6))/((x2-x0)*(x2-x1)*(x2-x3)*(x2-x4)*(x2-x5)*(x2-x6));
L3x:=((x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x4)*(x-x5)*(x-x6))/((x3-x0)*(x3-x1)*(x3-x2)*(x3-x4)*(x3-x5)*(x3-x6));
L4x:=((x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x5)*(x-x6))/((x4-x0)*(x4-x1)*(x4-x2)*(x4-x3)*(x4-x5)*(x4-x6));
L5x:=((x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x6))/((x5-x0)*(x5-x1)*(x5-x2)*(x5-x3)*(x5-x4)*(x5-x6));
L6x:=((x-x0)*(x-x1)*(x-x2)*(x-x3)*(x-x4)*(x-x5))/((x6-x0)*(x6-x1)*(x6-x2)*(x6-x3)*(x6-x4)*(x6-x5));
//mencari P6(x)
p6x:=(y0*L0x)+(y1*L1x)+(y2*L2x)+(y3*L3x)+(y4*L4x)+(y5*L5x)+(y6*L6x);
edit16.Text:=(format('%8.4f',[p6x]));
end;
Contoh Soal Matematika (Operasi Hitung Campuran, Perbandingan, Bangun Datar)
Posted by :
Unknown
Jumat, 08 November 2013
0
comments
Kerjakan soal di
bawah ini dengan jawaban yang benar
1.
56 + (-3) x 5 + 10 =
…
2.
30 : ( 3 + 2 ) – 4 = …
3.
Banyak siswa
laki-laki adalah 24 orang dan siswa perempuan adalah 20 orang. Perbandingan
banyak siswa laki-laki dan perempuan adalah …
4.
Perbandingan umur ibu
dan anaknya adalah 8 : 3. Bila umur Ibu 40 tahun, berapakah umur anaknya?
5.
Ayah akan membagikan
uang sejumlah Rp 240.000,00 kepada Amir dan Budi dengan perbandingan 3 : 5. Tentukan
jumlah uang yang diterima masing-masing oleh Amir dan Budi!
6.
Hitunglah keliling
dan luas persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut.
a. panjang = 18 cm
dan lebar = 12 cm;
b. panjang = 25 cm
dan lebar = 16 cm;
c. panjang = 30 cm
dan lebar 15 cm.
7.
Hitunglah sisi dan
luas persegi, jika persegi tersebut memiliki keliling sebagai berikut:
a.
Keliling = 28 cm
b.
Keliling = 68 cm
c.
Keliling = 148 cm
8.
Sebuah taman
berbentuk persegi dengan panjang sisinya adalah 45 meter. Taman tersebut akan
dijual dengan harga Rp 100.000,00 per m2 . sebelum
dijual, sekeliling tanah tersebut akan dipasang pagar dengan biaya Rp 50.000,00
per meter, tentukan:
a. Biaya yang diperlukan untuk
pemasangan pagar tersebut!
b. Harga seluruh tanah!
9. Seorang petani
mempunyai sebidang tanah yang luasnya 432 m2. Jika tanah tersebut
berukuran panjang 24 m, tentukan
a. lebar tanah tersebut,
b. harga seluruh tanah jika dijual
seharga Rp150.000,00 per m2.
10. Perhatikan
gambar berikut!
Hitunglah Luas dan kelilingnya!
JAWABAN:
1.
56 + (-3) x 5 + 10 =
56 -15 +10 = 31
2.
30 : ( 3 + 2 ) – 4 = 30 :5 – 4 = 6 – 4 = 2
3.
24 : 20 = 6 : 5
4.
8 : 3 = 40 : x
8 x = 120
x = 120 :8
x = 15
5.
Amir : Budi = 3 : 5
Jumlah uang = Rp 240.000,00
Uang yang diterima oleh Amir adalah
3/8 x Rp 240.000,00 = Rp 90.000,00
Uang yang diterima oleh Budi adalah
5/8 x Rp 240.000,00 = Rp 150.000,00
Jumlah uang = Rp 240.000,00
Uang yang diterima oleh Amir adalah
3/8 x Rp 240.000,00 = Rp 90.000,00
Uang yang diterima oleh Budi adalah
5/8 x Rp 240.000,00 = Rp 150.000,00
6.
a. Keliling = 2(panjang + lebar)
= 2(18 cm + 12 cm)
= 2(30 cm)
= 60 cm
Luas = panjang x lebar
= 18 cm x 12 cm
= 216 cm2
b. Keliling = 2(panjang + lebar)
= 2(25 cm + 16 cm)
= 82 cm
Luas = panjang x lebar
= 25 cm x 16 cm
= 400 cm2
c. Keliling =
2(panjang + lebar)
= 2(30 cm + 15 cm)
= 90 cm
Luas = panjang x lebar
= 30 cm x 15 cm
= 450 cm2
7.
a. Keliling = 28 cm
Keliling = sisi + sisi +
sisi + sisi
28 cm =
4sisi
7cm = sisi
Luas = sisi x sisi
= 7 cm x 7
cm
= 49 cm2
b. Keliling = 68 cm
Keliling = sisi + sisi +
sisi + sisi
68 cm =
4sisi
17 cm = sisi
Luas = sisi x sisi
= 17 cm x
17 cm
= 289 cm2
c. Keliling = 148 cm
Keliling = sisi + sisi +
sisi + sisi
148 cm = 4sisi
37cm = sisi
Luas = sisi x sisi
= 37 cm x
37 cm
= 1369 cm2
8.
Dik
: taman berbentuk persegi, sisi = 45 meter
Harga taman = Rp
100.000,00 per m2
Harga pagar = Rp
50.000,00 per meter
Dit
: a. Biaya yang diperlukan untuk pemasangan pagar tersebut!
b. Harga seluruh taman!
Jwb
: a. biaya yang diperlukan untuk pemasangan pagar
=
Keliling taman x harga pagar per meter
= (sisi + sisi + sisi + sisi) x Rp
50.000,00 per meter
= 4sisi x Rp 50.000,00 per meter
= (4 x 45 meter) x Rp 50.000, 00 per
meter
= 180 meter x Rp 50.000,00 per meter
= Rp 9.000.000,00
b. harga
seluruh taman
= Luas taman x harga taman per meter2
= (sisi x sisi) x Rp 100.000,00 per meter 2
= (45 meter x 45 meter) x Rp
100.000,00 per meter 2
= 2.025 m2 x Rp 100.000,00
per meter 2
= Rp 2.02.500.000,00
9.
Dik
: sebidang tanah dengan luas 432 m2 , panajng 24 m
Dit : a. lebar tanah
tersebut,
b. harga seluruh tanah jika dijual seharga Rp150.000,00 per m2.
Jwb : a. Luas = panjang x lebar
432 m2 = 24 m x lebar
18 m = Lebar
Jadi lebar tanah tersebut adalah 18 m
b. harga seluruh tanah jika dijual seharga Rp150.000,00 per m2.
=
keliling x harga tanah per m2
=
2( panjang + lebar) x Rp 150.000,00 per
m2
= 2( 24 m + 18 m) x Rp 150.000,00 per m2
= 84 m2 x Rp 150.000,00 per m2
=
Rp 126000.000,00
10. Agar memudahkan untuk menjawab soal tersebut terlebih dahulu di
bagi menjadi 3 bagian yaitu bagian (i), bagian (ii) dan bagian (iii) juga di
isi nama titik di setiap sudutnya, seperti gambar di bawah ini.
Dari gambar di atas dapat diketahui: AB = CD = 18 cm, GH = EF = 12
cm, AH = GX = FY = ED = 5 cm, BC = AH+FG+DE = 18 cm, dan BX = CY = BX-HG = 6
cm, maka
keliling = AB+BC+CD+DE+EF+FG+GH+AH
keliling = 18 cm + 18 cm + 18cm + 5 cm + 12 cm + 8 cm + 12 cm + 5
cm
keliling = 96 cm
Sedangkan untuk mencari luas bangun di atas dapat dicari dengan
menjumlahkan luas ketiga bagian tersebut yakni:
Luas total = Luas (i) + Luas (ii) + Luas (iii)
Luas total = (GH x AH) + (EF x DE) + (BC x BX)
Luas total = (12cm x 5cm) + (12cm x 5cm) + (18cm x 6cm)
Luas total = 60cm2 + 60cm2 + 96cm2
Luas total = 216cm2
Langganan:
Postingan (Atom)













